Selasa, 24 Juni 2014
rasa iri dan penyesalan berkecamuk dalam hatiku
kesalahanku telah mengacuhkamu
membiarkanmu pergi adalah sepotong kesedihanku
kepergianmu mengukir duka dihatiku
hingga lara terus berkelebat dalam dada
dan ada masa,, saat saat aku sangat merindukanmu
(tapi rinduku tak berbalas)
ada masa,, saat aku ingin mendekapmu
(tapi bayanganmu pun enggan menyapaku)
ada masa,, saat aku membencimu
(di sanalah aku belajar meniadakan rinduku)
ada masa, saat aku ingin melupakanmu
(di sanalah aku belajar membiarkan diriku tanpamu)
terkadang hatiku menjerit di antara kebisuan malam
terkadang aku ingin bercerita dalam diam
bahkan pada sepotong rembulan kala itu
ketika langit benar-benar kelam dalam balutan malam
ku bagi rinduku pada bintang malam itu
hingga habis tak bersisa lagi
kesalahanku telah mengacuhkamu
membiarkanmu pergi adalah sepotong kesedihanku
kepergianmu mengukir duka dihatiku
hingga lara terus berkelebat dalam dada
dan ada masa,, saat saat aku sangat merindukanmu
(tapi rinduku tak berbalas)
ada masa,, saat aku ingin mendekapmu
(tapi bayanganmu pun enggan menyapaku)
ada masa,, saat aku membencimu
(di sanalah aku belajar meniadakan rinduku)
ada masa, saat aku ingin melupakanmu
(di sanalah aku belajar membiarkan diriku tanpamu)
terkadang hatiku menjerit di antara kebisuan malam
terkadang aku ingin bercerita dalam diam
bahkan pada sepotong rembulan kala itu
ketika langit benar-benar kelam dalam balutan malam
ku bagi rinduku pada bintang malam itu
hingga habis tak bersisa lagi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar