Senin, 08 September 2014

janjimu, palsu!

sebenarnya masih banyak janji yang ingin aku tagih darimu. janji yang dulu sangat ku nanti kau menepatinya. janji yang sering terucap dari bibirmu. ya, janji. tapi kini janji-janji itu tak lagi berarti. semuanya hanya omong kosong. semuanya hanya sebuah kata yang tak bermakna lagi.

waktu itu setiap kata yang terucap dari bibirmu terasa sangat manis. segalanya terasa sangat indah. kadang membuat jantungku berdegup tak keruan. kebersamaan itu, sHendaugurau itu, candaan itu. segalanya terasa sangat indah.

dan sekarang, segalanya terasa hambar. tak adalagi keinginan untuk menagih semua janji itu.
"ya, janji hanya tinggal janji. janji yang pernah termateraikan. janji yang telah tergadaikan."pikirku






catatan kecilku

Banyak hal yang tidak bisa ku mengerti dari dunia yang aku jalankan saat ini. Banyak hal seperti sebuah misteri... aku tidak bisa tahu ataupun menebak satu dari sekian banyak hal yang sudah terjadi.
Kadang otak tak sejalan dengan keinginan hati. "Apa hanya aku yang pernah mengalami itu?" Tanyaku dalam hati.
Dari sekian buanyak kejadian hari ini tak ada satupun yang membuat aku merasa benar.. selalu ada kesalahan yang terjadi. Aku tak sengaja melakukan itu. " tak ada seorang pun yang ingin dengan sengaja membuat kesalahan."
Walaupun yang di kerjakan tak sesuai keinginan. Tapi bersyukur bisa membuatku lupa kalau yang ku kerjakan saat ini tak pernah sesuai dengan kehendakku