Senin, 08 September 2014
sebenarnya masih banyak janji yang ingin aku tagih darimu. janji yang dulu sangat ku nanti kau menepatinya. janji yang sering terucap dari bibirmu. ya, janji. tapi kini janji-janji itu tak lagi berarti. semuanya hanya omong kosong. semuanya hanya sebuah kata yang tak bermakna lagi.
waktu itu setiap kata yang terucap dari bibirmu terasa sangat manis. segalanya terasa sangat indah. kadang membuat jantungku berdegup tak keruan. kebersamaan itu, sHendaugurau itu, candaan itu. segalanya terasa sangat indah.
dan sekarang, segalanya terasa hambar. tak adalagi keinginan untuk menagih semua janji itu.
"ya, janji hanya tinggal janji. janji yang pernah termateraikan. janji yang telah tergadaikan."pikirku
waktu itu setiap kata yang terucap dari bibirmu terasa sangat manis. segalanya terasa sangat indah. kadang membuat jantungku berdegup tak keruan. kebersamaan itu, sHendaugurau itu, candaan itu. segalanya terasa sangat indah.
dan sekarang, segalanya terasa hambar. tak adalagi keinginan untuk menagih semua janji itu.
"ya, janji hanya tinggal janji. janji yang pernah termateraikan. janji yang telah tergadaikan."pikirku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar