Jumat, 18 September 2015

"Untukmu yang Ku Rindui"

dear,
merindu itu adalah badai nikmat dalam sebuah penantian.
rindu itu memang melelahkan
ketika kau merasakan itu yakinlah aku pun merasakannya

dear,,
kamu tidak sendirian ada aku disini yang menunggumu
jika ruang dan waktu menjaukan jasad kita
tapi hati kita tetap dekat

dear,,,
jika rindumu telah lelah aku harap kau tak mengakhirinya
sisakan untukku
suatu saat nanti aku akan memintanya
suatu saat nanti jika kita sudah benar-benar siap
suatu saat nanti jika Tuhan telah merestui

dear,,,,
saat ini jarak adalah bagian dari cerita kita
jarak juga yang mengajarkan kita arti kebersamaan


dear,,,,
ingatlah saat rindumu telah lelah jangan mengakhirinya
sisakan untukku
jika suatu saat nanti Tuhan telah merestui
yakinlah aku dan kamu akan bertemu dalam keadaan yang indah.

Jumat, 09 Januari 2015

Catatan Bulan September 2014

hanya karena saya tidak mengucapkannya dengan lantang, kalian seperti tidak mendengarku. saya tidak suka !!! bahkan saya sangat tidak menyukainya. meski sekadar gurauan. jadi tolong berhentilah!!!. jangan menyandingkan namaku dengannya karena dia juga pasti tidak menyukainya.
sekali lagi ku katakan, "berhentilah menyandingkan namaku dengannya. aku tidak menyukainya, pun dia juga tidak menyukainya."

aku mungkin masih bisa tersenyum saat itu, tapi tahukah kalian apa yang di katakan hatiku?
cukup aku yang mendengarnya, aku hanya menjaga perasaan kalian. bisakah kalian juga menjaga perasaanku saat itu?. bisakah?

tidak berlebihan jika aku meminta kalian berhenti, kan? jika hanya sekali dua kali, mungkin tidak apa-apa, tapi ini hampir setiap hari aku mendengarnya. sebenarnya aku bosan, mungkin muak juga.

jadi, tolong berhentilah bergurau seperti itu, tidak semua orang menyukai gurauan seperti itu, termasuk aku jua. mungkin sebagian kalian juga tidak menyukainya. menurutku bercanda itu juga ada batasnya, kan?

haruskah aku berteriak agar kalian berhenti melakukan itu padaku? haruskah? selama ini aku berusaha tidak peduli, tapi ini sudah cukup memuakkanku. ini membuat aku geram saat kalian kembali bercanda seperti itu. jika kalian merasa aku berlebihan menanggapi hal ini, dan menganggap aku seperti apapun, maka teruskanlah. tapi aku tidak tau akan seperti apa sikapku pada kalian.

karena sikap saya tergantung sikap anda terhadap saya